Tampilkan postingan dengan label review. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label review. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 Maret 2016

Review Hotel Raffleshom, Kenyamanan Sederhana Dekat Alun-Alun Bandung

Sejak alun-alun Bandung dan kawasan Asia Afrika dipercantik, maka nyaris tidak pernah kawasan tersebut menjadi sepi saat liburan. Bahkan ketika tengah malam pun, masih saja banyak yang berkumpul dan bermain di alun-alun yang ngehits itu.

Dengan adanya tujuan wisata baru, maka jadilah beberapa hotel di kawasan ini menjadi incaran. Dari hotel budget seperti Ibis dan Zodiak, atau hotel Golden Flower, sampai hotel legendaris Savoy Homann.
Bagi sebagian traveler, tentu berat merogoh kocek dalam untuk menginap di tempat-tempat tadi. Betapa nyaman memang, tapi traveler tentu punya pertimbangan budget akomodasi tersendiri.

Lantas bagaimana? Menghendaki kenyamanan tapi tetap dalam jangkauan anggaran? Rasa-rasanya bisa kok.

Saya coba searching hotel di kawasan alun-alun dan sekitarnya. Kemudian tertarik pada satu hotel, yang juga sudah diaudit / dijamin kenyamanannya oleh ZenRooms Indonesia. Nama hotel tersebut, Raffleshom.
Pemandangan dari kamar, padat.
Hanya berkisar 10 menit berjalan kaki, tentu lumayan dekat dari alun-alun. Pastikan layanan internet menyala, agar tidak tersesat. Mengingat hotel ini terletak di tengah pemukiman cukup padat.

Lobi yang luas
Disertai banyak sofa tuk duduk
Setelah dipandu Maps, sampailah saya di hotel yang seperti rumah besar ini. Memasuki lobi yang luas serta disertai banyak sofa, disambut oleh petugas menanyakan keperluan. Segera saya check in, dan tidak lama saya mendapati kunci kamar. Oh iya, ada deposit sebesar Rp 100.000 yang akan dikembalikan ketika check out. Sedang gak punya? Utarakan saja, nanti KTP kita akan diminta tuk ditahan sementara di resepsionis sampai check out.

Kamar yang luas
Disertai TV kabel dan teko pemanas air
TVnya bisa membaca flash disk atau hard disk
Kamarnya seperti apa? Kamar yang luas, dengan sofa empuk serta kursi dan meja. Disertai lemari kayu, TV saluran lokal dan internasional, sandal hotel, dan teko pemanas air. Jaringan internet wifi pun bisa diakses dari kamar. Cukup lengkap untuk segala aktivitas selama menginap.

Kamar mandi juga tidak terlalu sempit. Toiletries disediakan meski tidak terlalu lengkap. Pun air panas bisa mengalir sebagaimana adanya.

Kamar mandi
Westafel
Sayangnya, ada beberapa catatan. Lemari kayu yang kadang pintunya sulit digeser. Jaringan internet, meski mudah diakses, tapi kecepatannya lambat. Ketika saya test, maksimal hanya di angka 1 Mbps tuk kecepatan unduh. Tentu bukan angka yang diharapkan di masa LTE / 4G.

Untuk keperluan makan, hotel menyediakan restoran serta layanan kamar yang cukup terjangkau. Masih terlalu mahal? Di dekat hotel banyak sekali jajanan atau warung yang sediakan pelbagai jenis makanan. Tentu harganya banyak terjangkau.

Saat pagi, sarapan disediakan secara prasmanan. Menu utamanya terasa hambar, pun omelet telur yang saya pesan tak begitu istimewa. Tapi kopi yang disediakan nikmat, sampai berulang kali saya nambah.

Area restoran
Sebagai hotel dengan rate lumayan terjangkau, tentu kita harus menyesuaikan bagaimana ekspektasi kita. Apa yang sudah kita bayarkan, menurut saya pribadi, sudah cukup memuaskan dengan fasilitas serta sarananya. Kalau melalui pemesanan online travel agent, hanya dengan Rp 260ribuan kita sudah bisa bermalam di sini. Jika kita berdua, maka itu akan menghemat sekali. Hanya kisaran Rp 130 - 150ribu per orang dengan kenyamanan serta fasilitas yang didapatkan. Terlebih lokasi yang juga cocok bagi wisatawan kawasan Asia Afrika.

Jalan Pangarang 24, Dalem Kaum, Cikawao, Lengkong, Bandung, Indonesia
No. Telepon: (+62 22) 4264747
Twitter : @raffleshomhotel
Instagram : @hotelraffleshom

Review Hotel Citradream Bandung, Hotel yang Nyaman dan Ramah Bagi Kantong.

Seringkali kita menginginkan sebuah kenyamanan namun ramah di kantong. Sebagai seorang yang hobi beperjalanan, tentu saja hal ini sangat diidam-idamkan. Terlebih masalah penginapan, tak jarang kita harus merogoh kocek lebih bila ingin merasakan sedikit lebih nyaman.

Ternyata, baik kenyamanan saat beristirahat atau keramahan di kantong bisa kita temukan di Hotel Citradream Bandung. Terlebih lokasinya yang terbilang strategis! Wuih beneran?

Hotel Citradream Bandung
Sekilas Pandang

Hotel baru yang terletak di jalan Pasir Kaliki ini nampak tinggi megah dengan warna yang khas. Sama sekali tidak terlihat sebagai hotel yang ramah bagi kantong padahal per malamnya sangat terjangkau. Akses mudah baik untuk pengendara pribadi atau yang berkendara umum. Hotelnya pun mudah dituju, kisaran 5 menit berjalan kaki dari stasiun Bandung jalan Kebon Kawung. Tersedia area parkir bagi yang berkendara pribadi. Tiap akhir pekan atau libur, parkir selalu penuh dan terasa kurang.

Lobi yang nyaman, berpadu dengan area makan. Disertai ruang duduk dengan sofa nan empuk. Sambutan ramah saya dapati saat pertama kali memasuki. Proses check in mudah dan cepat, sehingga tidak lama saya sudah bisa menuju kamar.

Kamar

Kamar yang minimalis, baik dari segi ukuran atau furnitur, tapi desainnya sangat hangat dan nyaman. Lantainya juga tidak terasa dingin. Tersedia kursi, meja, dan fasilitas standar hotel budget. Tidak ada teko pemanas air, tapi di tiap lantai disediakan dispenser air panas dan air dingin sehingga kita bisa isi ulang stok air minum. Asyik!

Kamar minimalis yang apik
King Koil yang nyaman
Dua hal yang saya sukai di kamar ini adalah, tempat tidur yang sangat nyaman serta akses internet yang stabil dan cepat. Tempat tidur 'King Koil' terasa sangat mewah dan menggoda untuk bergegas rebah. Akses internet memadai pun memanjakan kita. Bagaimana TVnya? Saluran internasional tersedia, cukuplah pilihan channelnya meski tidak terlalu banyak.

TV kabel dengan pilihan cukup beragam
Kamar mandi yang didesain cukup apik dan rapi. Sedikit sempit memang, tapi cukuplah. Tidak seperti di beberapa hotel budget yang kamar mandinya sangat sempit pun berdinding bukan tembok. Toiletries disediakan, sabun dan shampoo jadi satu. Handuk kamar mandi wangi dan bersih, sayangnya saya mendapati handuk yang sudah sobek di sebagian kecilnya. :)

Kamar mandi Hotel Citradream Bandung
Lainnya

Di kamar terdapat layanan kamar, ada pesan antar makanan dengan harga yang cukup lumayan mahal bagi hotel dengan biaya inap terjangkau. Tapi memang menggoda banget sih menu-menunya. Lain kali deh dicoba.

Oh iya, bila memesan kamar tanpa sarapan, kita akan dikenakan biaya Rp 50.000++/orang jika ingin sarapan di hotel. Terlalu mahal sih buat kantong saya saat itu, jadi tidak saya ambil. Memang lebih murah jika kita langsung memesan kamar dengan sarapan pagi.
Ragam pilihan channel TV 

Kesimpulan

Siapa bilang uang Rp 300.000 hanya bisa kita pakai untuk menginap di tempat yang alakadarnya? Hotel Citradream Bandung bisa memberi lebih dari sekadar tempat menginap dengan rate yang aman, tapi juga memberikan kenyamanan. Ruang kamar yang cukup, tempat tidur 'King Koil' yang nyaman, fasilitas internet yang memadai, pilihan channel TV yang cukup beragam.

Tersedia dispenser air panas dan dingin
Dengan segala kelebihan tadi, dirasa Hotel Citradream Bandung sangat bisa menjadi alternatif tempat menginap bagi kamu yang inginkan kenyamanan dengan harga aman. Terlebih lokasinya juga strategis serta dilalui oleh pelbagai kendaraan umum. Sekitar hotel juga banyak pilihan makanan dengan pelbagai kisaran harga, mau yang di bawah Rp 10.000 per porsi juga banyak hehe.

Kecepatan internet wifi yang cukup menggiurkan
Area makan yang pewarnaannya khas dan menarik
Menurut saya pribadi, Hotel Citradream Bandung, sukses menjembatani kenyamanan beristirahat dengan keamanan biaya. Cocok bagi yang ingin menghemat budget akomodasi.

Jalan Pasir Kaliki no. 36 - 42, Bandung 40171

Telepon: (+62 22) 8428 1111
Instagram: @citradreamhotel








Sabtu, 20 Februari 2016

Review Swiss Belhotel Arion Kemang, Hotel Bernuansa Eropa nan Klasik di Kawasan Kemang.

Swiss Belhotel Arion Kemang
Mendapat kesempatan menginap satu malam di Swiss Belhotel Arion Kemang dari Bella Donna. Ini adalah hotel kedua di grup Swiss Belhotel International yang pernah saya inapi, setelah weekend lalu mencoba hotel baru mereka di Solo. Bagaimana ya kesan hotel bintang 4 di Kemang ini?

Bangunan yang megah dan tidak terlalu tinggi, hanya ada 7 lantai. Berlokasi di area Kemang yang terkenal sebagai tempat nongkrong 'anak gaul' di Jakarta. Mencapai hotel ini mudah, bila tidak ada kendaraan pribadi pun kita bisa gunakan kendaraan umum. Intinya, akses mudah dari mana saja dan kemana saja.

Memasuki lobi, tanpa ada sambutan dari penjaga atau petugas di pintu depan. Hmm, padahal biasanya pada hotel bintang 3 ke atas, sambutan yang hangat serta ramah sudah bisa kita dapati dari awal kita masuki. Lobinya sendiri luas, menyatu dengan The Lounge dan terasa banget nuansa Eropa klasiknya.

Area lobi
Petugasnya ramah dan sigap, proses check in yang cepat sehingga dalam waktu singkat saya sudah mendapat dua kartu kunci kamar. Loh kok dua? Iya, mungkin karena untuk naik lift kita harus menggunakan kartunya juga kali ya.

Mendapat kamar 423, jarang-jarang loh hotel memakai angka 4 tapi itu mah gak ngaruh buat saya hehehe. Karena tiap angka buat saya mah sekadar angka, kecuali angka yang merupakan hari kelahiran saya, ibu, dan dia (ecieeee...).

Yak kembali ke laptop, eh ke bahasan hotel. Kamar yang saya tempati ini bertipe Junior Suite, ini adalah pertama kalinya saya menginap di kamar yang berbau 'suite' milik hotel berbintang. Biasanya sih Superior atau Deluxe, paling banter ya tipe executive atau condotel.

Sebagaimana tipenya yang Junior Suite, tentu kamar ini istimewa banget. Membuka pintu, kita akan masuk ke ruang dengan sofa, meja, televisi, serta lemari kayu yang di dalamnya ada teko pemanas air dan kulkas. Mungkin ini bisa kita sebut ruang tamu. Sofanya juga nyaman, bisa bikin ketiduran di sofa nih.

Ruang tamu
Berjalan sedikit kita akan temukan pintu ke kamar mandi. Lewati dulu kamar mandinya, dan kita akan masuki ruang tidur yang amazing banget.

Ruang tidurnya turut dilengkapi beberapa kursi tipe lama. Terdapat pula baju handuk, sajadah, setrika dengan papannya, serta safety box di lemari. Selain itu ruang ini turut dilengkapi meja rias. Luasnya? Yaa luas banget, sangat leluasa untuk beraktivitas. Hanya ada satu hal yang saya temukan jadi ganjalan, letak stop kontak yang semuanya berada di bawah. Jadi susah bila ingin mengisi ulang baterai gadget sembari tiduran/dipakai.

Junior Suite room
Ruang tidur

Sudut pandang lain

Bagaimana dengan kamar mandinya? Saat pintu kamar mandi dibuka, nampaklah betapa luas dan elegannya. Area shower dibuat terpisah berdinding kaca. Pun wastafel disediakan dengan toiletries yang sangat lengkap. Ditambah adanya bathtub sehingga bisa berendam, wah juara banget deh.
Namun ketiadaan saluran air di area selain area shower mengakibatkan mudah timbul genangan bila tak hati-hati. Tapi ya memang seharusnya kering sih.
Ada bathtub
Area shower dipisah kaca

Toiletries lengkap..
Bagaimana dengan TV dan jaringan internetnya? Jujur, dua hal ini yang paling mengecewakan buat saya. TVnya memang cukup besar, channel juga tersedia banyak, tapi tangkapan gambar kurang baik sehingga banyak "semut"nya. Internetnya juga tak bisa dibilang memuaskan. Pertama susah mengaksesnya, terkadang tidak tersambung dengan jaringan wifi. Kedua, seringkali jaringan wifi terputus tiba-tiba saat digunakan. Kemudian susah kembali tersambung dan saat tersambung tak jarang harus login lagi. Ditambah sinyal 4G dari operator yang saya gunakan juga kurang baik, maksimal deh betenya dengan pengalaman internet di kamar.

Kecepatan sih lumayan, tapi putus-putus..
Saat sore hari, saya putuskan berjalan-jalan melihat fasilitas Swiss Belhotel Arion Kemang. Seusai melihat business center dan The Lounge di lobi, saya langsung ke lantai 7 dimana terdapat kolam renang, fitness center, dan spa.

Kolam renangnya airnya sangat jernih menggoda. Area duduk juga cukup tersedia serta nyaman. Dekorasi khas taman di kolam membuat nuansanya menjadi asri. Fitness center juga menyediakan peralatan yang lengkap, meski memang tidak terlalu luas. Di dekatnya juga ada spa dan sauna yang bisa membantu memulihkan kesegaran badan kita.

Kolam renangnya keren.
Mau sekadar santai duduk juga bisa
Fitness Center
Usai melihat-lihat dan berjalan-jalan, saya kembali ke kamar untuk beristirahat sampai waktu sarapan. Mencoba menikmati siaran TV yang tidak jernih atau jaringan internet yang susah diakses serta tak stabil. Fyuuh..

Saat sarapan pun tiba, bagaimana sarapannya? Restorannya cukup luas ditambah ada area merokok sehingga bisa menampung banyak tamu dalam sekali waktu. Ragam menunya juga banyak, pelbagai jenis daging (sapi,ayam, dan ikan) disediakan. Pun menu standar lainnya. Adanya sandwich mini serta potongan buah segar dan salad tak luput pula dari sasaran. Kita juga bisa meminta dibuatkan omelet atau olahan telur lain yang nanti akan diantar ke meja makan kita. Pengalaman sarapannya memuaskan banget!

Sarapaan..
Suasana Swiss Cafe

Buah yang segar
Pelbagai kue dan roti juga ada
Usai sarapan, kembali ke kamar untuk bebersih dan bersiap check out. Memang belum semua bagian hotel saya lihat, saya pun tak mampir ke JK 7 Club. Karena keterbatasan waktu juga sih, semoga lain waktunya saya bisa mencoba serta melihat semua bagian hotel agar ulasannya lebih mendalam.

The Lounge
Untuk hotel berbintang 4, secara bangunan, fasilitas, dan sarapan, Swiss Belhotel Arion Kemang sudah sangat memenuhi standar serta ekspektasi. Namun dari segi pelayanan, siaran TV, serta jaringan internet semoga bisa dibuat menjadi jauh lebih baik. Ada baiknya pula mengganti beberapa furnitur agar kesan antik tak menjadi kesan kuno atau ketinggalan jaman. Sejatinya konsep yang diusung selalu bisa berpadu dengan kemajuan teknologi serta tren.

Bikin event atau seminar juga asyik di sini
Bila ingin menginap di area Kemang, atau memang ada agenda pribadi / bisnis, Swiss Belhotel Arion Kemang sangat cocok menjadi pilihan. Baik tinggal untuk masa inap sebentar atau untuk jangka waktu yang lama. Hanya saja semoga beberapa kekurangan yang saya jadikan catatan di tulisan ini, bisa menjadi perhatian. Sehingga kepuasan yang hadir dari para tamu akan semakin tinggi, serta ekspektasi calon tamu ketika melihat nama besar Swiss Belhotel International akan terpenuhi.

Jalan Kemang Raya no. 7, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12730.
Telepon : +62 21 719 8000
Email : rsvsbak@swiss-belhotel.com
Twitter : @arionkemang
Instagram : @arionswissbelhotelkemang


Rabu, 17 Februari 2016

Review Swiss Belinn Saripetojo Solo, Bukan Sekadar Bintang 3 di Tengah Kota Surakarta

"Selamat siang, Pak. Ada yang bisa kami bantu?"
Suasana Lobi Swiss Belinn Saripetojo
Demikian sapaan ramah dengan senyum hangat dari resepsionis Swiss Belinn Saripetojo Solo. Ya, pada hari Valentine kemarin, atau 14 Februari 2016 saya berkesempatan mencoba menginap di hotel yang baru dibuka pada Desember 2015 ini. Baru kali ini saya menginap di hotel jaringannya Swiss Belhotel International. Hmm, seperti apa ya?

Sekilas pandang awal, hotel yang berlokasi sangat dekat dengan stasiun Purwosari ini memiliki bangunan yang megah dan tinggi menjulang. Kombinasi warna yang menarik apik turut mempermanis penampilan dari Swiss Belinn Saripetojo. Nuansa modern sangat terlihat dari penampilan luarnya. Nah kabarnya, dulu lokasi hotel ini merupakan pabrik es besar ketika zaman Hindia Belanda. Wah, zaman memang sudah betul-betul berubah.

Memasuki lobi yang disertai sapaan serta senyum hangat dari setiap petugas yang dijumpai. Ah, hangat sekali penerimaan dari hotel ini. Lobi yang cukup luas dan nyaman, disertai sofa yang empuk. Kombinasi warna, sebagaimana penampilan gedungnya, turut memperindah lobi dari Swiss Belinn Saripetojo.

Tidak lama setelah saya tiba, saya langsung bisa check in ke kamar. Meskipun saat itu jam baru menunjukkan sekitar pukul 11 siang. Sesampainya di kamar, saya mendapati kamar tipe Deluxe, langsung saya menelaah seisi kamar. Oh iya, Swiss Belinn Saripetojo memiliki beberapa tipe kamar ya. Ada 6 kamar Superior, 118 kamar Deluxe, 12 kamar Grand Deluxe, dan 1 kamar Suite.

Deluxe Room
Kesan pertama yang saya dapatkan dari kamar adalah kurang luas meski menurut data luas kamarnya adalah 24 meter persegi. Mungkin karena cukup terbagi dengan area kamar mandi serta lemari. Pemisahan tegas antara kamar mandi dengan kamar, karena memakai tembok bukan kaca, membuat kesan kurang luas itu muncul. Namun tetap nyaman, bisa beraktivitas dengan leluasa.

Nyaman bersantai..
Di kamar tipe Deluxe ini, tersedia fasilitas standar hotel bintang 3. Mulai dari TV layar lebar dengan 60 channel, jaringan internet wifi, teko pemanas air, dan turut disediakan pula lemari pendingin (kulkas).

Saya sangat menyukai ukuran TV yang sedemikian besarnya, ditambah pilihan channel yang lengkap dan beragam membuat menonton TV sangat mengasyikkan. Sayangnya saat itu, salah satu channel favorit AXN, meski ada gambar tapi tiada suara sama sekali. Selebihnya sih, channel yang ada bisa ditonton dengan jernih tanpa kendala. Jaringan internet yang disediakan pun boleh dibilang memiliki kecepatan unduh yang lumayan cepat serta stabil. Meski untuk kecepatan unggah, masih terasa belum maksimal.

TV ukuran besar, teko pemanas, sampai kulkas..

Menengok kamar mandi, yang cukup luas sehingga cukup leluasa. Apalagi perlengkapan mandi yang tersedia cukup lengkap meski saya tidak mendapati adanya sabun cair, ditambah handuknya lembut dan wangi. Suka bangetlah! Air panas yang lancar ditambah aliran shower yang deras membuat mandi terasa menyenangkan.

Dekorasinya seperti Maps!

Sore tiba, saya sedikit berjalan-jalan keliling hotel. Hampir seluruh lokasi yang menarik berkumpul di lantai 5. Di lantai ini terdapat Keraton Ballroom, ada pula BaReLo yang merupakan kombinasi Bar, Restaurant, dan Lounge, serta terdapat fitness center, kolam renang, sampai spa.
Dekorasi dan penataan interior di lantai ini sangat apik. Nuansa tradisional sangat kental terasa di lantai ini. Hebatnya, nuansa tradisional ini bukan malah menciptakan kesan kuno tetapi ditata sedemikian rupa sehingga tetap terasa modernnya.

Nuansa lantai 5 yang unik dan elegan

Di BaReLo sendiri kita bisa memilih hendak duduk di bagian mana. Apakah hendak menikmati suasana restoran, atau sembari menikmati pemandangan dan udara segar? Kesemuanya dikelilingi tanaman yang menjadikannya asri serta menyegarkan. Kebetulan saat saya menginap, bertepatan dengan hari Valentine dan diadakan Valentine dinner. Meski saat itu saya tidak reservasi untuk dinner, tapi saya melihat betul bagaimana apiknya penataan serta persiapan yang dilakukan demi memuaskan tamu dinner malam itu.

Apik dan asri ya?

Berjalan sedikit ke kolam renang, kolamnya cukup standar. Tidak luas tapi sudah cukup nyaman untuk berenang. Sayangnya kolam ini minim area duduk. Handuk disediakan untuk tamu dan bisa kita ambil di tempat spa, tepat di sebelah kolam renang dan fitness center.

Santai belum lengkap tanpa, berenaaang..

Usai menikmati sore dengan berjalan-jalan dan berenang, saya menikmati malam dengan berwisata kuliner di pinggiran jalan Slamet Riyadi. Berlokasi di jalan utama kota Solo, membuat sangat mudah mencari segala yang dibutuhkan di sekitar hotel.

Bila ingin menikmati angkringan bernuansa cafe, tak ada salahnya ke Omah Londo Angkringan yang terletak persis di sebelah Swiss Belinn Saripetojo. Jika Swiss Belinn dahulu lokasinya merupakan pabrik es zaman Hindia Belanda, maka Omah Londo Angkringan ini memakai bekas rumah dinas manajer pabriknya. Konsep menarik serta harga terjangkau, membuatnya asyik dikunjungi.

Buka blog keren dari Mac di lobi

Keesokan paginya, usai beristirahat yang nyaman, saya menyempatkan diri untuk berjalan-jalan kembali ke sekeliling hotel. Terdapat beberapa lukisan serta potret Solo jaman dahulu kala, ditambah memang banyak titik yang menarik untuk difoto membuat saya tak bisa menahan diri untuk bernarsis ria hehehe.

Banyak potret khas Solo
Hiasan nan apik
BaReLo..

Usai berfoto-foto, melanjutkan dengan sarapan. Petugas langsung sigap menawarkan kopi/teh, ditambah menanyakan apakah ingin dibuatkan omelet dan sejenisnya. Makanan yang tersaji cukup beragam dan enak dari segi rasa. Sayangnya, saya tidak menemukan masakan khas nusantara saat sarapan. Bahkan jajanan khas Solo, yang saya tadinya harap disajikan ketika sarapan pun tidak saya temukan. Sedikit kecewa memang, terlebih hotel ini sangat bisa memadukan konsep tradisional tapi masakan lokal justru tidak ditemukan.

Lupakan lingkar perut..
Saladnya cukup lengkap..
Usai sarapan saya bergegas untuk bersiap check out. Proses check out yang mudah serta cepat, melengkapi kesan baik yang saya dapatkan selama menginap di Swiss Belinn Saripetojo. Kecuali ya, dari segi masakan tradisional yang tidak saya temukan. Semoga lain waktu tersedia. :)

Sebagai hotel bintang 3, Swiss Belinn Saripetojo layak diberikan nilai plus. Bisa dikatakan sebagai hotel bintang 3 plus. Karena didapati fasilitas serta sarana yang jarang ditemukan pada hotel bintang 3 pada umumnya. Terlebih lokasi yang strategis, pelayanan serta keramahan yang hangat, membuat hotel ini sangat memuaskan menjadi alternatif tempat menginap selama di Solo.

Swiss Belinn Saripetojo Solo
Swiss Belinn Saripetojo Solo
Jalan Slamet Riyadi no. 437, Surakarta 57142
Telepon: +62271 745 1111
Twitter: @SBIsaripetojo